Blogpress.id – Cara Menghitung IMT: Dewasa, Anak, Ibu Hamil, Bayi, Remaja – Ada yang pernah mendengar istilah imt? Untuk kamu yang mungkin sedang menjalankan program diet, sudah nggak asing lagi dengan istilah ini ya. Bahkan mungkin kamu sudah tahu bagaimana cara menghitung imt. Namun tentu saja ini akan berbeda sekali dengan orang-orang yang tidak menjalankan program diet.
Karena mereka sebagian besarnya mungkin belum tahu istilah imt dan baru pertama kali mendengarnya. Padahal kalau kita perhatikan mengetahui cara menghitung IMT menjadi hal yang cukup penting juga diperhatikan. Bukan hanya oleh mereka yang lagi diet tapi berlaku untuk seluruh manusia secara umum.
Oleh karena itu kali ini kami akan mencoba membahas Bagaimana cara menghitung imt yang nantinya akan bermanfaat sekali dan bisa Kamu cobain. Dan Kami juga akan menjelaskan apa itu imt kemudian apa saja keuntungan serta manfaat mengetahuinya, sampai dengan cara menghitungnya.
Kemudian nantinya kamu bisa mempraktekkan cara yang sudah kami bahas. Baik itu ketika untuk menghitung imt sendiri apapun imt orang-orang yang ada di sekitar kamu.
Apa itu IMT?
Sebelum jauh-jauh membahas Bagaimana cara menghitung imt, tentu pembahasan paling dasar atau basic yang harus kita pahami adalah pengertian dari imt itu sendiri. Berdasarkan situs Dinas Kesehatan Banjarmasin disebutkan bahwasanya imt merupakan singkatan daripada indeks massa tubuh.
Yang mana ia berarti sebagai ukuran yang digunakan buat mengetahui status gizi seseorang yang diperoleh dari perbandingan berat dan juga tinggi badannya. Nah inilah Kenapa tadi kami Sebutkan bahwasanya mengetahui imt adalah hal yang sangat penting bagi semua manusia di muka bumi ini, bukan hanya masyarakat Indonesia saja atau mereka yang obesitas.
Adapun tujuan serta alasan kenapa sih kamu harus menghitung imt masing-masing ialah untuk mengetahui status gizi tubuh. Dalam artian Apakah status gizi Tubuh kamu atau tubuh orang-orang di sekitar kamu Normal atau justru sebaliknya. Sehingga nantinya bisa diambil tindakan yang tepat.
Jika setelah melakukan perhitungan ternyata indeks kamu tidak baik dalam artian terlalu besar ataupun terlalu kecil, maka kamu bisa mulai mengatur strategi Bagaimana caranya untuk memperbaiki imt tersebut menjadi normal. Adapun perhitungan imt-nya ialah dengan cara membagi berat badan dengan satuan kg dengan tinggi badan kamu yang satuannya adalah meter kuadrat.
Kita akan ambil contoh seseorang dengan berat badannya sebanyak 68 kg. Kemudian orang tersebut mempunyai tinggi 165 cm atau 16,5 m. Nah yang menjadi pertanyaannya adalah berapakah indeks massa tubuh orang tersebut? Maka dari itu kita bisa mencarinya dengan membagikan berat badannya dengan tinggi badan.
Adapun perhitungannya ialah 68 dibagi 1,65 * 1,65. Maka hasil yang kita peroleh adalah 24,98 kg/m². Apabila sudah melakukan penghitungan tersebut maka kamu akan melihat Apakah indeksnya normal, atau tidak normal. Untuk perhitungannya sudah disesuaikan dengan standar yang Kementerian kesehatan nasional.
Sehingga cara Ini adalah cara yang sangat umum dan sudah sesuai dengan standar nasional. Yang sudah diatur di dalam Permenkes RI tahun 2014.
Cara Menghitung IMT: Dewasa, Anak, Ibu Hamil, Bayi, Remaja
Setelah mengetahui pengertian imt pasti banyak diantara kamu yang pengen banget nih segera menghitung imt-nya sendiri. Kemudian nggak sedikit juga di antara kamu yang pengen banget langsung melakukan penghitungan terhadap imt orang-orang yang ada di sekitar kamu, terutama untuk orang-orang yang kamu sayangi.
Karena memang nggak bisa kita pungkiri kalau misalnya menghitung imt seseorang juga termasuk salah satu bentuk kita menyayangi orang tersebut. Karena begitu mengetahui hasilnya Apakah normal dan tidak maka kita bisa mengambil tindakan yang sesuai dan yang dibutuhkan oleh orang tersebut.
Kalau misalnya Iya terlalu kurus maka bisa melakukan surplus kalori untuk menambah berat badannya sampai ke angka normal. Sementara kalau ternyata justru sebaliknya yaitu terlalu besar, maka harus dilakukan yang namanya defisit kalori untuk mengurangi berat badan sampai ke angka normalnya.
Dan sebenarnya pada penjelasan sebelumnya sudah kita bahas sekilas terkait dengan Bagaimana cara menghitung imt. Dan kali ini kita akan memperjelasnya lagi ya. Adapun rumusnya sudah jelas yaitu Berat badan dibagikan dengan tinggi badan. Untuk lebih mudahnya lagi kita akan mencoba mengambil contoh.
Kalau misalnya kamu mempunyai berat badan 8 kg dengan tinggi badan 1,75 M atau 175 cm, Maka apakah BMI yang normal? Pakai dalam hal ini kita tinggal kalikan dulu tinggi badan kamu ke dalam bentuk kuadrat yaitu 1,75 * 1,75 Maka hasilnya adalah 3,6. Kemudian kita membagikan berat badan dengan hasil kuadrat tinggi badan yaitu 80 dibagi 3,06.
Maka hasilnya adalah 26,1. Nah untuk melihat apakah berat badan tersebut Normal atau tidak ialah dengan melakukan perbandingan dengan angka BMI standar yang sudah ada.
Angka BMI yang standar ini sesuai dengan yang dikeluarkan oleh Who ya. Nantinya kamu tinggal melihat saja sesuai dengan angka BMI yang tadi sudah kita hitung. Cara ini bisa dilakukan untuk berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak kemudian ibu hamil sampai dengan bayi dan remaja.
Perbandingan Angka BMI yang Normal Menurut WHO
Nah bagaimana sudah kami Sebutkan di atas, apabila kamu sudah selesai melakukan cara menghitung imt dengan cara yang kami bagikan tadi maka hasil yang sudah kamu temukan bisa dibandingkan dengan BMI yang sesuai standar WHO. Apabila hasilnya ada di bawah 18,5 maka berat badannya kurang.
Kemudian kalau misalnya angkanya adalah 18,5 2 sampai dengan 22,9 maka berat badannya normal. Sementara kalau 23 sampai dengan 29,9 itu artinya berat badannya berlebih dan kecenderungan untuk obesitas. Sementara apabila angka ini adalah 30 ke atas itu artinya obesitas.
Jadi hasil yang tadi sudah kamu dapatkan bisa kamu bandingkan dengan angka tersebut. Karena hasil yang tadi kita cari adalah 26,1, maka itu artinya imt dari orang tersebut adalah kecenderungan obesitas. Dan orang tersebut meski melakukan kegiatan defisit kalori supaya mencapai angka yang normal.
Yang meski digarisbawahi adalah walaupun menggunakan rumus imt tadi sama antara orang dewasa dan yang lainnya, namun ada beberapa hal yang juga harus menjadi bahan perhatian. Karena pada dasarnya indeks massa tubuh anak dan juga orang-orang remaja perlu lagi disesuaikan dengan usia serta jenis kelamin mereka.
Hal ini lantaran jumlah lemaknya berubah seiring dengan pertambahan usia serta ada juga perbedaan antara jenis kelamin antara yang laki-laki dengan yang perempuan.
Menariknya sekarang sudah banyak kok situs-situs yang bisa kamu gunakan untuk menghitung imt masing-masing. Sehingga nggak perlu melakukan penghitungan secara manual. Dan nantinya situs-situs tersebut akan meminta kamu untuk mengisi beberapa informasi yang dibutuhkan untuk menyesuaikan penghitungan. Salah satu situs yang bisa kamu coba adalah situs milik HELLO sehat.
Demikianlah pembahasan kita kali ini seputar bagaimana Cara Menghitung IMT: Dewasa, Anak, Ibu Hamil, Bayi, Remaja yang bisa kamu lakukan. Lengkap dengan Apa itu imt dan juga berapa angka imt yang normal menurut WHO. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.